PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA MELALUI PENYEDIA (TENDER/SELEKSI GAGAL)

PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG/JASA MELALUI PENYEDIA

B. TENDER/SELEKSI GAGAL

1. Prakualifikasi gagal dalam hal:

a. setelah pemberian waktu perpanjangan, tidak ada peserta yang menyampaikan dokumen kualifikasi; atau

b. jumlah peserta yang lulus prakualifikasi kurang dari 3 (tiga) peserta.

2. Tender/Seleksi gagal dalam hal:

a. terdapat kesalahan dalam proses evaluasi;

b. tidak ada peserta yang menyampaikan dokumen penawaran setelah ada pemberian waktu perpanjangan;

c. tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran;

d. ditemukan kesalahan dalam Dokumen Pemilihan atau tidak sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Presiden ini;

e. seluruh peserta terlibat Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN);

f. seluruh peserta terlibat persaingan usaha tidak sehat;

g. seluruh penawaran harga Tender Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya di atas HPS;

h. negosiasi biaya pada Seleksi tidak tercapai; dan/atau

i. KKN melibatkan Pokja Pemilihan/ PPK.

3. Prakualifikasi gagal sebagaimana dimaksud pada nomor 1 dan Tender/Seleksi gagal sebagaimana dimaksud pada nomor 2 huruf a sampai dengan huruf h dinyatakan oleh Pokja Pemilihan.

4. Tender/Seleksi gagal sebagaimana dimaksud pada nomor 2 huruf i dinyatakan oleh PA/ KPA.

5. Tindak lanjut dari prakualifikasi gagal sebagaimana dimaksud pada nomor 1, Pokja Pemilihan segera melakukan prakualifikasi ulang dengan ketentuan:

a. setelah prakualifikasi ulang jumlah peserta yang lulus 2 (dua) peserta, proses Tender/ Seleksi dilanjutkan; atau

b. setelah prakualifikasi ulang jumlah peserta yang lulus 1 (satu) peserta, dilanjutkan dengan proses Penunjukan Langsung.

6. Tindak lanjut dari Tender/Seleksi gagal sebagaimana dimaksud pada nomor 2, Pokja Pemilihan segera melakukan:

a. evaluasi penawaran ulang;

b. penyampaian penawaran ulang; atau

c. Tender/Seleksi ulang.

7. Evaluasi penawaran ulang sebagaimana dimaksud pada nomor 6 huruf a, dilakukan dalam hal ditemukan kesalahan evaluasi penawaran.

8. Penyampaian penawaran ulang sebagaimana dimaksud pada nomor 6 huruf b dilakukan untuk Tender/Seleksi gagal sebagaimana dimaksud pada nomor 2 huruf d dan huruf h.

9. Tender/Seleksi ulang sebagaimana dimaksud pada nomor 6 huruf c, dilakukan untuk Tender/Seleksi gagal sebagaimana dimaksud pada nomor 2 huruf b, huruf c, huruf e, huruf f, huruf g, dan huruf i.

10. Dalam hal Tender/Seleksi ulang sebagaimana dimaksud pada nomor 9 gagal, Pokja Pemilihan dengan persetujuan PA/ KPA melakukan Penunjukan Langsung dengan kriteria:

a. kebutuhan tidak dapat ditunda; dan

b. tidak cukup waktu untuk melaksanakan Tender/ Seleksi.

BERSAMBUNG …

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1
×
Hallo, apakah yang bisa kami bantu? (Hello, can we help you?)